Aluminium untuk Antenna

Bahan Aluminium sudah lama dikenal penggunaanya sebagai media perantara dunia sinyal,
ya dalam artian banyak dari pemancar atau penerima sinyal yang disebut juga Antenna dibuat dari material aluminium ini.

Lalu mengapa bahan dari aluminium digunakan sebagai bahan pembuatan antenna??.

Menurut berbagai sumber yang ada, bahan ini termasuk penghantar media radio yang baik, contoh sederhana lihatlah beberapa antena radio disekitar anda, atau paling gampang lihatlah antenna televisi anda (selain parabola) menggunakan bahan apakah antenamu itu??.

Seperti contoh praktek nyata saya menggunakan bahan Aluminium berjenis Foil sebagai bahan utama pembuatan antena wajanbolic untuk media akses internet saya sehari-hari.

Hasilnya alhamdulillah, berkat tutorial yang bertebaran di internet berdasar rumus dan juga diaplikasikan langsung praktek, hasilnya lumayan buktinya sudah hampir 2 tahun ini belum mengalami kerusakan.

Wajanbolic

Internet saya menggunakan jaringan wifi rt/rw net dari tetangga satu desa, jarak antara saya dan server wifi sekitar 800 meter, dengan media wajanbolic ini, sinyal bisa ditangkap dengan hasil maksimal.

Nah, belakangan ini Acara Televisi dirumah gambarnya sudah buram, usut-punya usut ternyata antena tv diatas sudah keropos, kemungkinan komponen balun-nya juga sudah berkarat.

Browsing-browsing lagi nemu beberapa model antena UHF rakitan, dan seperti biasa langsung praktek bikin. Kurang lebihnya foto rancangan dari antenna saya ini seperti ini 

Antena UHF Rakitan

Menggunakan Plat Aluminium dengan ketebalan 0.6milimeter sebagai bahan utamanya, dengan alas dudukannya menggunakan bahan sambungan pipa pralon berbentuk "T".

Pemasangan pertama saya coba dengan posisi Vertikal atau berdiri, hasilnya??

Kacau, ga ada gambarnya sama sekali.

Pada uji coba kedua saya rubah posisi menjadi Horizontal seperti pada gambar diatas, hasilnya lumayan sudah ada gambarnya, walaupun masih ada beberapa channel yang tidak begitu jelas.

Kedepannya akan saya coba lagi dengan tambahan wajan dibelakangnya, jadi mirip modifikasi wajanbolic, hanya saja ini akan diaplikasikan buat televisi (nunggu wajan rusak tetangga hahaha).

Nanti kalau uji coba sudah fix dan hasilnya mendekati keinginan, akan saya sharing lagi buat anda.

Bahan Terbaik Untuk Antena

Ada beberapa material utama dalam pembuatan antena seperti

  • Pada dasarnya bahan untuk pembuatan antenna yang paling baik adalah menggunakan media konduktor paliing murni, dalam hal ini konduktor logam termurni adalah emas.
    Namun sangat tidak mungkin kita menggunakan bahan ini sebagai penangkap siaran radio televisi, kemungkinan besar baru semalaman dipasang besok pagi sudah "Moksa" ke alam lain (dicuri, hahaha).
  • Untuk bahan dibawahnya adalah dari bahan tembaga, namun bahan ini merupakan material paling dicintai oleh sesuatu yang bernama "Petir". jadi abaikan saja opsi pemilihan bahan tembaga ini.
  • Dan Terakhir bahan paling banyak digunakan sebagai media penerima jelaslah seperti kita ketahui bersama seperti yang sudah kita bahas diatas, Aluminium, selain ringan juga tahan lama terhadap cuaca. 
itulah beberapa jenis bahan utama untuk pembuatan antenna terbaik, dan ingatkan saya untuk secepatnya mengupdate artikel ini, tentang membuat antena UHF Rakitan tadi.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+